Program Kampung Sehat di Lingkungan Sekitar

kampung sehat

    Kampung yang sehat adalah salah satu hal sangat penting bagi siapapun. Dalam mewujudkan kampung yang sehat memerlukan pemahaman dan komitmen dalam mengupayakan dan menggerakkan kegiatan program tersebut. Terlihat pada kondisi lingkungan dari berjalannya waktu semakin terlihat terjadi penurunan pada kualitas lingkungan karena adanya pencemaran di lingkungan sekitar oleh sisa sampah atau pabrik industry lainnya. Kampung sehat adalah kampung yang penduduknya memiliki kemampuan atau keinginan dalam mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan dalam rangka mewujudkan kampung sehat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan menjamin kesehatan masyarakatnya. Pemberdayaan masyarakat adalah proses dimana masyarakat yang berinisiatif untuk melalui kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri. Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila masyarakat turut berpartisipasi dalam mencapai tujuan.

Salah satu permasalahan dalam mewujudkan kampung sehat adalah pengelolaan sampah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, volume sampah yang meningkat setiap tahunnya dan partisipasi masyarakat yang rendah dalam pengelolaan sampah. Saat ini volume sampah di Kabupaten Sidoarjo mencapai 4.000 m3 per hari. Atau 575 Ton per hari jumlah sampah ditimbun TPA, kemudian jumlah sampah yang tidak dikelola sebesar 227 Ton/hari (Sistem Infomasi Pengelolaan Sampah Nasional. 2019). Persoalan sampah sangat berkaitan dengan pola hidup serta budaya masyarakat itu sendiri. Peran masyarakat adalah salah satu faktor penting untuk menangani persoalan sampah serta mewujudkan kampung sehat. Menurut Saragih (2012) kurangnya kesadaran masyarakat dapat menyebabkan kondisi lingkungan akan rusak. Meningkatnya jumlah sampah dapat disebabkan oleh meningkatnya jumlah penduduk yang akan mengakibatkan jumlah sampah yang dihasilkan juga meningkat.Pada Desa Berbek Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo masih ditemukan lingkungan yang kotor dan paling sering terdapat banyak sampah rumah tangga yang dibiarkan di pinggir jalan dan di depan rumah. Meningkatnya sampah disebabkan belum tersedianya pusat tempat pembuangan sampah. Sampah yang berserakan dapat menyumpat saluran drainase yang bisa mengakibatkan banjir. Kurangnya kesadaran masyarakat akan menimbulkan dampak kotor pada lingkungan sekitar. Dalam hal ini kesadaran masyarakat menjadi hal yang penting untuk menjaga lingkungan yang sehat. Timbulnya sebuah penyakit juga dapat disebabkan sampah disekitar yang kurang dikelola atau diperhatikan dengan baik sehingga dapat menyebabkan gangguan Kesehatan seperti diare, cacingan, dan demam berdarah.

Dalam menanggulangi masalah ini demi menciptakan kampung sehat dan bebas dari bahaya penyakit dengan dibentuknya bank sampah yang bertujuan sebagai tempat pemilahan sampah yang dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis. Pengembangan bank sampah pada desa-desa akan mengurangi volume sampah di TPA. Adanya bank sampah dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memilah atau memamfaatkan sampah sehingga mudah dalam mewudkan kampung yang bersih dan sehat. Selain itu perlunya penghijauan dapat memperindah kampung dan memberikan kenyamanan bagi kehidupan di sekitarnya. Masyarakat juga perlu dalam upaya-upaya kecil seperti, membersihkan selokan sebulan sekali guna mencegah terjadinya sarang nyamuk yang mengakibatkan munculnya gangguan kesehatan pada masyarakat. Salah satu program yang harus diterapkan antara lain adalah posyandu. Adanya posyandu yang diadakan satu kali dalam sebulan dapat memantau dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Posyandu juga salah satu upaya penting mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.



Komentar